Hidup adalah Perjuangan, berhenti berjuang sama dengan berhenti hidup.WordPress.com weblog

Dengan Taqwa Ada jalan Keluar Rezeki Dicukupkan

Setiap orang yang mengendaki kesuksesan dalam dunia usaha atau ibadah, haruslah dengan  niat yang baik dan usaha yang sungguh-sungguh serta jangan dilupakan di akhir kesungguhan tersebut perlu selalu bertawakkal kepada Allah SWT yaitu menyerahkan hasilnya hanya kepada Allah SWT karena Dialah yang menentukan semuanya. Sebagaimana Firman Allah SWT yang berbunyi :
فاذا عزمت فتوكل على الله
“Apabila kamu bersungguh-sungguh akan melakukan sesuatu, maka berta-wakkallah (berserahlah) kepada Allah”.
Tawakkal hendaknya dilakukan pada tiap-tiap usaha atau melaksanakan ibadah dengan didasari keyakinan bahwa Allah SWT yang menentukan bagaimana akhir dari usahanya nanti. Dan tawakkal adalah sebagai kendali yang dapat mengendalikan perasaan manusia agar tidak sampai menyombongkan diri bila usaha-nya telah sukses dan dengan tawakkal dapat mensyukuri atas nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Sebaliknya orang yang bertawakkal kepada Allah SWT dan tidak mendapat kesuksesan mungkin ada hikmah lain yang diberikan Allah SWT yang tidak diketahuinya dan mungkin bahkan bisa digantikan olehNya yang lebih baik dan bahkan lebih halal dari apa yang dikehen-dakinya yang pertama. Read the rest of this entry »

Shalawat

الخطبة الجمعة

اَلْحَمْدُ لله … اَلْحَمْدُ للهِ رَبّ الْعَالَمِيْنَ ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنَ عَلَى اُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدّيْن ، اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهْ ، اِلَهُ اْلاَوَّلِيْنَ وَاْلآخِرِيْنَ، وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهْ ،اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِ مُحَمَّدْ وَعَلَى آلِه وَصَحْبِهِ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ـ

اَمَّابَعْدُ … فَيَا عِبَادَاللهْ .. اُوْصِيْكُمْ وَاِيَّاىَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ ..

مَعَا شِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله

Pertama dan utama marilah kita semua berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dalam arti melaksanakan semua apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya serta mensyukuri segala nikmat-Nya. Semoga kita selalu mendapat petunjuk dan hidayah-Nya. Amin Ya Rabbal ‘Alamin…

Hadirin sidang jum’at yang berbahagia..

Read the rest of this entry »

Bismillah

Sayyid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki
Alwi Maliki, Biography, Mekah, Ulama
Sayyid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki

Master
Alwi Maliki|Biography|Mekah|Ulama|

Sayyid Prof. Dr. Muhammad ibn Sayyid ‘Alawi ibn Sayyid ‘Abbas ibn Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki al-Asy’ari asy-Syadzili lahir di Makkah pada tahun 1365 H. Pendidikan pertamanya adalah Madrasah Al-Falah, Makkah, dimana ayah beliau Sayyid Alawi bin Abbas al Maliki sebagai guru agama di sekolah tersebut yang juga merangkap sebagai pengajar di halaqah di Haram Makki yang tempatnya sangat masyhur dekat Bab As-salam. Beliau juga belajar kepada ulama-ulama Makkah terkemuka lainnya, seperti Sayyid Amin Kutbi, Hassan Masshat, Muhammad Nur Sayf, Sa’id Yamani, dan lain-lain.
Sayyid Muhammad memperoleh gelar Ph.D-nya dalam Studi Hadits dengan penghargaan tertinggi dari Jami’ al-Azhar di Mesir, pada saat baru berusia dua puluh lima tahun. Beliau kemudian melakukan perjalanan dalam rangka mengejar studi Hadits ke Afrika Utara, Timur Tengah, Turki, Yaman, dan juga anak benua Indo-Pakistan, dan memperoleh sertifikasi mengajar (ijazah) dan sanad dari Imam Habib Ahmad Mashhur al Haddad, Syaikh Hasanayn Makhluf, Ghumari bersaudara dari Marokko, Syekh Dya’uddin Qadiri di Madinah, Maulana Zakariyya Kandihlawi, dan banyak lainnya. Read the rest of this entry »

UPAYA PEMELIHARAAN OTENTISITAS AL-QUR’AN

PADA MASA RASULULLAH

 

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas

Mata Kuliah Ulumul Qur’an

 

Dosen Pengampu :

Prof. Dr. H.A.Athaillah, M.Ag

Disusun Oleh  :

Muhammad Rasyidi, S.Pd.I

NIM : 11.0212.0809

MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM

KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

PROGRAM PASCA SARJANA

IAIN ANTASARI

BANJARMASIN

2011

UPAYA PEMELIHARAAN OTENTISITAS AL-QUR’AN

PADA MASA RASULULLAH

  1. A.      Pendahuluan

Al-Qur’an Karim adalah mukjizat Islam yang kekal dan mukzizatnya selalu diperkuat oleh kemajuan ilmu pengetahuan. Ia diturunkan Allah kepada Rasulullah, Muhammad s.a.w. untuk mengeluarkan manusia dari suasana yang gelap menuju yang terang, serta membimbing mereka ke jalan yang lurus. Rasulullah s.a.w. menyampaikan Al-Qur’an itu kepada para sahabatnya  – orang-orang Arab asli – sehingga mereka dapat memahaminya berdasarkan naluri mereka. Apabila mereka mengalami ketidakjelasan dalam memahami suatu ayat, mereka menyakan kepada Rasulullah s.a.w.

Rasulullah s.a.w. tidak mengizinkan para sahabat menuliskan sesuatu dari dia selain Al-Qur’an, karena ia khawatir Al-Qur’an akan tercampur dengan yang lainnya.

Sekalipun sesudah itu Rasulullah s.a.w. mengizinkan kepada sebagian sahabat untuk menulis hadis, tetapi hal yang berhubungan dengan Qur’an tetap didasarkan pada riwayat yang melalui petunjuk di zaman Rasulullah s.a.w., di masa kekhalifahan Abu Bakar dan Umar r.a. Read the rest of this entry »

Masa Abu Bakar RA.

(Pemilihan Khalifah Pertama dan Perluasan Wilayah)

 

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas

 Sejarah Peradaban Islam

Dosen Pengampu :

Prof. Dr. H.Akh.Fauzi Aseri, MA

Disusun Oleh  :

Muhammad Rasyidi, S.Pd.I

NIM : 11.0212.0809

MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM

KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

PROGRAM PASCA SARJANA

IAIN ANTASARI

BANJARMASIN

2011

Masa Abu Bakar RA.

(Pemilihan Khalifah Pertama dan Perluasan Wilayah)

  1. A.           Pendahuluan

Masa lalu perjalanan sejarah Islam merupakan belantara  luas yang banyak dari bagian-bagian sejarah perjuangan Islam itu sendiri. Ruang lingkup Sejarah Peradaban Islam yang sangat luas itu terbentang pula dalam jangka waktu yang lama, yakni sejak Nabi Muhammad saw di utus ke dunia ini,sampai estapet perjuangan penyebaran Islam itu dilanjutkan para Khulafur Rasyidin, hingga berlanjut dari Dinasti ke dinasti kekhalifahan Islam yang berbentuk monarki absolute, sampai berakahirnya masa keemasan Islam itu sendiri, dan berubah menjadi terpecah belah hingga sampai sekarang ini.

Semenjak Rasulullah saw wafat, fungsi sebagai Rasulullah tidak dapat digunakan oleh siapa pun manusia di dunia ini, karena pemilihan fungsi mutlak dari Allah SWT. Fungsi beliau sebagai kepala pemerintahan dan pemimpin masyarakat harus ada yang menggantikannya. Selanjutnya pemerintahan Islam dipimpin oleh empat orang sahabat terdekat beliau. Kepemimpinan dari para sahabat Rasul ini disebut periode Khulafa’ al-Rasyidun (para pengganti yang mendapatkan bimbingan ke jalan yang lurus). Empat khalifah tersebut adalah: (1) Abu Bakar As-Shiddiq (11-13 H/632-634 M); (2) Umar ibn Al-Khaththab (13-23 H/634-644 M); (3) ‘Utsman ibn ‘Affan (23-35 H/644-656 M); (4) Ali ibn Abi Thalib 35-40 H/656-661 M.[1] Read the rest of this entry »

BAB I

PENDAHULUAN

Pendidikan di Indonesia menganut konsep pendidikan seumur hidup. Oleh sebab itu pendidikan menjadi tanggungjawab pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Agar tujuan pendidikan nasional dapat terwujud, maka pendidikan itu sendiri membutuhkan pengelolaan secara baik. Pengelolaan pendidikan baik oleh pemerintah dan swasta untuk jalur pendidikan sekolah maupun luar sekolah pada setiap jenis dan jenjang pendidikan sangat diperlukan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Satuan pendidikan yang didirikan oleh pemerintah diselenggarakan oleh Mendikbud atau menteri lain, sedang satuan pendidikan yag didirikan oleh masyarakat diselenggarakan oleh yayasan atau badan yang bersifat sosial. Kepala sekolah pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, rektor pada tingkat uninversitas /institut, ketua pada tingkat akademi/sekolah bertanggungjawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya dan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Read the rest of this entry »

SILSILAH NABI MUHAMMAD SAW dan NAMA-NAMA SELURUH KELUARGA BELIAU

●●●▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬●●●

1 – Nabi Muhammad SAW Bin (Anak)

2 – Abdullah

3 – Abdul Muttalib

4 – Haasyim

5 – Abdul Manaf

6 – Qushaiyy Read the rest of this entry »